You are here Vol 4 No 2 Oktober 2009

Jurnal Psikologi Proyeksi Vol. 4 No. 2 Oktober 2009/Yuliana & Falah

E-mail Print PDF

PERCERAIAN DIUSIA REMAJA

Yuliana1) & Falasifatul Falah2)

1)2)Fakultas Psikologi Universitas Islam Sultan Agung

 

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap adanya fenomena perceraian usia remaja yang terjadi di Tasikmalaya. Penelitian dilakukan dengan subyek perempuan yang bercerai di usia remaja yaitu pada usia 13-21 tahun. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenogi. Berdasarkan hasil analisis data penelitian diperoleh fakta bahwa remaja yang melakukan pernikahan di usia remaja mengalami kesulitan dalam melakukan penyesuaian pernikahan. Kesulitan tersebut mengakibatkan terjadi konflik dalam perkawinannya. Remaja dengan kematangan emosionalnya yang belum terbentuk mendorong untuk melakukan bentuk coping yang cenderung berpusat pada emosi sehingga cenderung lebih mudah memutuskan untuk bercerai. Celaan dan gunjingan ditemukan sebagai dampak negatif dari perceraian, sedangkan dampak positif dialami oleh perempuan yangberusia remaja yang memang menginginkan untuk bercerai.

Kata kunci : Perceraian, Usia Remaja, Tasikmalaya

 

Full Text : Pdf