You are here Vol 5 No 2 Oktober 2010

Jurnal Psikologi Proyeksi Vol. 7 No. 2 Oktober 2012 / Hudianingsih & Yuwono

E-mail Print PDF

HUBUNGAN ANTARA KONDISI KESESAKAN DENGAN KECEMASAN PADA REMAJA

Tutik Hudianingsih1) *) & Susatyo Yuwono2) **)

1)2)Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta

**) Email: This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it

 

Abstrak

Pertumbuhan penduduk di Indonesia meningkat secara pesat khususnya di kota-kota besar, hal ini berkaitan dengan keadaan tempat tinggal penduduk tersebut. Kondisi atau keadaan lingkungan yang padat dapat menimbulkan kesesakan (crowding), sehingga penduduk mengalami berbagai akibat yang berpotensi mengganggu keseimbangan psikologisnya antara lain yaitu kecemasan. Kecemasan pada remaja menjadi penting mengingat peran remaja sebagai generasi penerus membutuhkan lingkungan yang menunjang perkembangan psikologisnya secara optimal. Saat ini banyak terjadi kasus remaja yang menunjukkan perilaku tidak sehat karena mengalami kecemasan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara kesesakan dengan kecemasan pada remaja. Hipotesis penelitian ini adalah ada hubungan positif antara kesesakan dengan kecemasan pada remaja.

Variabel dalam penelitian ini adalah kesesakan dan kecemasan, dengan alat pengumpulan data yang digunakan adalah skala kesesakan dan skala kecemasan. Skala kesesakan menggunakan aspek situasional, personal, interpersonal, psikologik-organismik dan coping. Skala kecemasan menggunakan skala TMAS dengan aspek fisiologis dan psikologis. Subyek penelitian yaitu 56 remaja yang tinggal di kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta.

Hasil analisis data dengan menggunakan korelasi product moment menunjukkan nilai rxy sebesar 0,164 dengan p = 0,227 (p > 0,05), berarti hipotesis ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa kondisi kesesakan tidak memiliki korelasi dengan kecemasan.

Kata Kunci : kesesakan, kecemasan, remaja


CORRELATION BETWEEN CROWD AND ANXIETY TOWARD ADOLESCENT

Abstract

Population growth in Indonesia has been increasing rapidly, especially to the big cities. This kind of condition should be an impact from housing of the people around. This dense population may cause crowd what probably makes people suffer from various impacts that potentially cause problems to psychological balance such as anxiety. Anxiety to the adolescents becomes important issue, considering that adolescent as future generation needs a conducive environment which can optimally support their psychological development. At this time, many adolescents show unhealthy conduct caused by anxiety. This study aimed at finding out the correlation between crowd and anxiety to the adolescents. While, hypothesis of this study was there were correlation between crowd and anxiety to adolescents.

Crowd and anxiety were served as variable of this study. In order to succeed for gathering the data, scale of crowd and anxiety was applied as instrument. Crowd scale, in this case, involved aspect of situation, personal, interpersonal and psychology-organism as well as coping. Anxiety scale used TMAS scale involved the aspect of physiology, and psychology. This study involved 56 adolescents living in the Village of Nusukan, sub-district of Banjarsari, Surakarta, served as the subject of this study.

Result of data analysis using correlation product moment showed that the value of rxy was as much as 0,164 with the p = 0,227 (p>0,05), it meant hypothesis was rejected. This showed that crowd, in this case, did not have any correlation with anxiety.

Keywords: crowds, anxiety, adolescents

 

Full text : Pdf