You are here Prosiding 2013 Sukma Noor Akbar

Prosiding 2013/Sukma Noor Akbar

E-mail Print PDF

KEBERMAKNAAN HIDUP DAN GAMBARAN PEREMPUAN PEDAGANG PASAR TERAPUNG LOKBAINTAN MARTAPURA

Sukma Noor Akbar

Universitas Lambung Mangkurat, Jl. A. Yani km. 36 Banjarbaru,

Telp/fax : (0511) 4774405, HP: 081330121200, Email : This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it

Abstrak

Salah satu budaya Banjar adalah pasar terapung yang di dunia hanya ada dua yaitu di Indonesia dan Thailand. Aspek psikologis negatif yang dirasakan seperti perasaan berasalah karena meninggalkan rumah sejak dini hari dan perasaan ketidaknyamanan karena harus melayani suami maupun anak sehingga perempuan pedagang pasar terapung berpikir apakah pekerjaannya akan membebani keluarga atau meringankan beban keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebermaknaan hidup dan gambaran perempuan pedagang pasar terapung berkaitan dengan Indigenous Psychology, untuk melihat keterlibatan budaya banjar dalam mempengaruhi perilaku masyarakat banjar yang berkebanyakan bertempat tinggal di pinggiran sungai, sedangkan pertanyaan turunannya adalah alasan memilih pedagang pasar terapung, bagaimana kebermaknaan hidup perempuan pedagang pasar terapung dan bagaimana proses penemuan makna hidup bagi perempuan pedagang pasar terapung. Pendekatan penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah pendekatan kualitatif dengan jumlah subjek dua orang, Hasil dari penelitian yaitu alasan subjek memilih menjadi pedagang pasar terapung adalah pekerjaan tersebut sebagai pekerjaan yang paling cocok dan dapat diandalkan untuk mencari nafkah. Gambaran makna hidup wanita yang berdagang di pasar terapung yaitu hal yang berarti bagi dirinya adalah dapat menghidupi diri sendiri dan keluarga, menjalankan ibadah serta menyekolahkan anak-anak subjek. Sedangkan bagi subjek HN berdagang demi membantu suaminya yang bekerja sebagai petani, meskipun hasil dari pertanian cukup dapat menafkahi keluarganya namun HN merasa ia perlu berdagang untuk menambah penghasilan. Proses penemuan makna hidup Bagi subjek SM, subjek merasa bermakna ketika subjek telah menemukan pekerjaan yang lebih nyaman dari sebelumnya, SM dapat mengisi waktu dengan pekerjaan rumah tangga, mengurus anak yang masih kecil dan bersekolah serta beribadah.

Kata kunci : kebermaknaan hidup, pasar terapung, indigenous psychology

Fulltext Pdf