You are here Prosiding 2013 Farida Hidayati

Prosiding 2013/Farida Hidayati

E-mail Print PDF

MEMBANGUN KARAKTER MELALUI KEARIFAN LOKAL : PERMAINAN TOKOH SATRIA PANDAWA DALAM PEWAYANGAN SEBAGAI MEDIA PENDIDIKAN KARAKTER

Farida Hidayati

Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro

Abstrak

Dewasa ini, dekadensi moral terlihat meningkat secara kuantitas dan kualitasnya. Berbagai kasus kekerasan mendominasi pemberitaan di media massa, baik televisi, koran ataupun kejadian yang ada di sekitar. Pelaku tindak kekerasan bukan lagi mereka yang telah dewasa namun mereka yang masih di usia sekolah dasar. Pendidikan karakter menjadi urgen untuk dilaksanakan sebagai upaya untuk mengajarkan niali-nilai kehidupan yang berlandaskan kebajikan-kebajikan inti (core virtues) yang secara objektif baik bagi individu maupun masyarakat. Pendidikan karakter tidak akan lepas dari budaya masyarakat setempat yang tergali dari kearifan-kearifan local yang dimiliki. Wayang sebagai salah satu bentuk kearifan local menjadi alternative solusi untuk dapat dijadikan model pembelajaran dalam melaksanakan pendidikan karakter. Wayang merupakan penggambaran kehidupan dengan segala kemungkinan kejadian, seperti kisah Pandawa Lima dengan tokoh utama yang memuat banyak simbol dan karakteristik watak manusia. Tokoh Pandawa Lima tersebut adalah: (1) Yudhistira (2) Bima (3) Arjuna  (4) Nakula dan (5) Sadewa. Tokoh Pandawa Lima ini memiliki karakter yang menonjol dalam kepribadiannya sehingga dapat dijadikan model dalam pendidikan karakter bagi anak.

Kata Kunci:, Pendidikan Karakter,  Kearifan Lokal, Wayang, Pandawa Lima

Fulltext Pdf