You are here Prosiding 2013 Made Dwi Adnjani,dkk

Prosiding 2013/Made Dwi Adnjani,dkk

E-mail Print PDF

HUBUNGAN ANTARA EFEKTIVITAS KOMUNIKASI ORANG TUA – ANAK

DENGAN PEER GROUP DALAM MENCEGAH IDEOLOGI RADIKAL

DI SEMARANG JAWA TENGAH

Made Dwi Adnjani and Mubarok
Communication Studies Program , Faculty of Communication Science
Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang
email : This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it /
This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it

Abstrak

Tindakan manusia dipandu oleh keyakinan dan ideologi yang mereka anut. Keyakinan dan ideologi memimpin orang-orang untuk bertindak dan berperilaku. Ideologi radikal adalah bahaya laten yang bisa muncul setiap saat. Ideologi radikal bisa memicu aksi teror anarkis yang dilakukan oleh para pelaku. Beberapa jenis tindakan teroris adalah pengeboman, pembunuhan, penyergapan, penculikan, perampokan, penyanderaan , sabotase dan intimidasi. Beberapa kasus pemboman di Indonesia dengan variasinya dapat menjadi manifestasi dari ideologi radikal yang mereka anut. Mahasiswa, yang telah diindoktrinasi oleh ajaran-ajaran radikal, memiliki potensi untuk menyebarkan ideologi kepada orang lain yang tinggal di lingkungan yang sama. Doktrin ideologi akan dimulai setelah mahasiswa bergabung dengan organisasi. Situasi ini tentu lebih sulit diatasi daripada jika doktrin itu dimulai sebelum mereka bergabung dengan organisasi .

Menjadi penting untuk mengembangkan metode komunikasi yang efektif sebagai tindakan pencegahan, yang mampu mengidentifikasi, mencegah, dan untuk menormalkan doktrin ideologis dengan menggunakan tindakan soft power. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara efektivitas peran komunikasi interpersonal orang tua – anak, dan peer group untuk mencegah ideologi radikal yang berkembang di Indonesia. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang bergabung dengan organisasi mahasiswa muslim, dan sampel sejumlah 100 responden secara purposive diambil sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh peneliti. Hasil data kuantitatif yang berhubungan dengan pengaruh antar variabel dihitung dengan SPSS. Variabel yang ada dalam penelitian ini dihitung dengan menggunakan teknik korelasi untuk mengetahui hubungan antara variabel .

Hubungan antara efektifitas komunikasi interpersonal orang tua- anak dan peer group adalah 0,089. Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang kuat antara kedua variabel. Sedangkan nilai signifikansi antara kedua variabel adalah 0,379 . Ini menunjukkan pentingnya hubungan antara dua variabel untuk mencegah ideologi radikal. Implikasi penelitian ini secara praktis adalah penting untuk mengukur keluasan dan kedalaman komunikasi antara orang tua dan anak supaya tidak hanya pada permukaan saja, di samping itu juga perlunya menambahkan faktor lain yang berpengaruh dalam menangani ideologi radikal seperti konsep diri.
Kata kunci : ideologi , radikalisme , peer group, komunikasi efektif

Fulltext Pdf