You are here Prosiding 2013 Erni Agustina Setiowati

Erni Agustina Setiowati

E-mail Print PDF

PEMENUHAN HAK ANAK ATAS AIR SUSU IBU (ASI) DAN MASALAH SOSIAL EMOSI ANAK - REMAJA

Erni Agustina Setiowati

Fakultas Psikologi UNISSULA Semarang

Abstrak

Salah satu problem ibu bekerja saat ini adalah ketika memiliki anak mengalami kesulitan untuk memberikan Asi eksklusif. Padahal Islam mengajarkan bahwa anak memiliki hak untuk mendapatkan ASI. Tidak jarang pemberian susu pengganti ASI bukan lagi sebuah pilihan namun menjadi sebuah keharusan ketika mesti meninggalkan anak hingga 8 jam bahkan lebih. Adapun selain karena bekerja, ada sebab lain yang menjadikan seorang ibu tidak dapat memberikan Asi. Berdasarkan data survey social ekonomi tahun 2007 dan 2008 terjadi penurunan cakupan pemberian ASI eksklusif sampai 6 bulan dan terjadi peningkatan prosentase jumlah bayi yang diberi susu formula. Tulisan ini hendak memaparkan kajian literature dan survei mengenai dampak pemberian ASI yang terkait dengan masalah emosi dan perilaku.  Alat ukur yang digunakan CBCL (child behavior checklist) yang diberikan pada 24 anak dan remaja pada rentang usia 5 sampai 18 tahun. Masalah emosi dan perilaku yang dikaji baik masalah eksternalisasi (externalizing problems) seperti agresif, bermusuhan, perilaku disruptif, dan sebagainya maupun masalah internalisasi (internalizing problems) seperti rentang perhatian pendek, konsentrasi rendah, mudah sedih, malu berlebihan, tidak matang dan menarik diri secara social. Hasil penelitian menunjukkan ada gambaran yang berbeda antara anak yang di beri ASI dan yang tidak diberi ASI secara eksklusif dalam masalah emosi, pemusatan perhatian dan masalah alergi.

Kata Kunci: Air Susu Ibu (ASI), problem eksternalisasi, problem internalisasi

Fulltext Pdf