Prosiding SemNas Psi/Supradewi

Print

DONGENG SEBAGAI MEDIASI PENANAMAN NILAI-NILAI MORAL

PADA ANAK

Ratna Supradewi

Fakultas Psikologi Universitas Islam Sultan Agung  (UNISSULA) Semarang

 

INTISARI

 

Nilai-nilai moral merupakan hal yang berperan penting dalam kehidupan masyarakat, bahkan berbangsa dan bernegara. Penanaman nilai-nilai moral sebaiknya bisa dilakukan sejak dini. Salah satu mediasi penanaman nilai-nilai moral pada anak adalah dengan dongeng. Unsriana (1999) mengemukakan bahwa dongeng dapat dipakai sebagai salah satu sarana untuk pendidikan nilai dan pendidikan moral. Menurut Salamun (1991) dongeng dapat memberikan sesuatu yang bermanfaat. Kelebihan-kelebihan yang dimiliki dongeng antara lain , sebagai sarana pendidikan anak, sarana untuk : 1) mempertebal keyakinan warga akan kebaikan adat istiadat (nilai atau norma), 2) memberi ganjaran  bagi masyarakat yang taat pada adat istiadat, 3) mengembangkan rasa malu pada warga masyarakat yang menyeleweng dari adat istiadat, 4) mengembangkan rasa takut pada warga masyarakat yang menyeleweng dari adat istiadat dengan ancaman dan kekerasan . Unsriana (1999) menambahkan, dongeng adalah sarana yang efektif untuk memberikan pendidikan nilai-nilai pada anak, karena cara penyampaiannya yang tidak memaksa anak-anak untuk menerimanya. Melalui dongeng, anak akan mudah memahami sifat-sifat, figur-figur, dan perbuatan-perbuatan yang baik dan buruk, sedangkan tokoh-tokoh dalam cerita dapat memberikan teladan bagi anak-anak. Tulisan ini akan memaparkan manfaat dongeng guna menanamkan nilai-nilai moral pada anak berdasarkan kajian literatur.

 

Full text :

1. Daftar Isi

2. Isi